SINDROMA METABOLIK

Sejak penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) menjadi penyebab utama kematain di negara maju, banyak penelitian medis memfokuskan pada pengobatan dan pencegahan penyakit jantung dan stroke. SINDROMA METABOLIK merupakan kumpulan kondisi ukuran tubuh yang tidak sehat dan ketidaknormalan hasil laboratorium yang menyebabkan individu memiliki risiko yang tinggi terhadap penyakit kardiovaskular. Modifikasi gaya hidup yang agresif dan menggunakan obat-obatan untuk mengatasi kondisi yang menjadikan Sindroma Metabolik akan mengurangi peluangnya berlanjut pada penyakit jantung dan stroke. Sindroma metabolik juga dikenal dengan Sindroma X atau Sindroma Resistensi Insulin.

DEFINISI SINDROMA METABOLIK

– Lingkar perut (pinggang) lebih dari 40 inci bagi laki-laki atau 35 inci bagi perempuan

– Tekanan darah tinggi (hipertensi)

– Hiperglikemi (gula darah puasa lebih dari 110 mg/dL)

– Peningkatan kadar trigliserida (salah satu jenis lemak di darah)

– Kadar HDL (high-density lipoprotein) rendah

Bila seseorang memiliki minimal 3 dari hal di atas berarti ia telah mengalami sindroma metabolik dan berisiko berkembang menjadi diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, serangan jantung, ataupun stroke.

PENANGANAN SINDROMA METABOLIK

Modifikasi gaya hidup melalui penurunan berat badan, olah raga teratur, berhenti merokok dan mengurangi makanan berlemak. Dengan mengurangi 10% dari kelebihan berat badan secara otomatis dapat menurunkan tekanan darah dan memperbaiki gangguan resistensi insulin. Sebagian orang mampu menurunkan tekanan darah dan hiperglikemianya hanya dengan merubah gaya hidup. Namun, sebagian besar orang memerlukan bantuan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida dan meningkatkan HDL.

Karena semua permasalahan ini saling terkait, maka penanganan pada satu unsur dari sindrom ini dapat memperbaiki unsur yang lain. Contohnya, melalui olah raga yang teratur, akan membantu anda menurunkan berat badan, mengurangi gula darah serta memperbaiki kondisi hiperglikemia dan resistensi insulin. Kombinasi antara makanan yang sehat dengan olah raga yang teratur dapat mengobati kondisi sindroma metabolik sehingga mencegah risiko penyakit jantung, sroke, diabetes dan masalah medis lainnya.

PENCEGAHAN

– Olah raga teratur

– Ajari anak-anak anda untuk selalu beraktifitas fisik serta memilih makanan yang sehat

– Makan makanan yang sehat, kurangi makanan yang mengandung lemak rantai jenuh dan perbanyak  makanan yang kaya buah dan sayur

– Berhenti Merokok

– ANDA PERLU INGAT bahwa anda memiliki factor predisposisi secara genetik yang diturunkan untuk mengalami diabetes, penyakit jantung dan sindroma metabolik.

–  Rutin untuk melakukan medical check-up dan secara dini mulailah pengobatan hipertensi secara teratur

Diterjemahkan dari

Janet M. Torpy; Cassio Lynm; Richard M. Glass, The Metabolic Syndrome. JAMA. 2006;295(7):850- (doi:10.1001/jama.295.7.850).  Available in http://jama.ama-assn.org/cgi/content/full/295/7/850

About Hasan

manusia biasa yang punya cita-cita tak biasa... Meski telah nomaden dan merasakan hidup di Manado, Gorontalo, Yogya, Bandung dan Semarang, masih punya impian menikmati Karunia Ilahi berupa Alam Indonesia yang luas... Melalui blog ini, beberapa cuplikan pengalaman, pengtahuan, harapan hidup saya ingin ku bagi...Semoga bermanfaat!!

Posted on June 26, 2008, in Penyakit DALAM and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: