Kok Banyak Pasien Malaria ? ? ?

Memang nyata perbadaan kejadian penyakit pada masing-masing daerah. Dalam 4hari pertama ini, sangat dominan jumlah pasien malaria yang dirawat di RS ITCI. Dua sampai tiga pasien baru malaria masuk rumahsakit. Bagi saya ini cukup mengkhawatirkan. Segitunya ya?
Ada beberapa yg ckp menjadi perhatian saya, Kemarin, masuk wanita gravid 7 bln, dgn gejala khas malaria, dlm darahnya jg ada plasmodium falcifarum. Sayangnya dia menolak dirawat. Hari sebelumnya, masuk anak 2 thn, panas 2 hari muntah, mencret, rample leed (-), masuk saya terapi sebagai enteric fever. ternyta lab darahnya tampak trombositopeni, lainya normal. Besoknya ga ada perkembangn berarti. panas malah 40oC, menggigil, Akhirnya ku putuskan mulai diterapi sebagai malaria, berhubung semua keluarganya punya riwayat malaria. Alhamdulillah, ada perkembangan. Sejak itu, anak itu sudah ga panas lagi. DDR-nya ternyta ditemukan plasmodium vivax. Untuk terapi malaria, mau ga mau saya harus baca rekomendasi terapi terkini. Dengan koneksi gprs seadanya, bertanya ke om google, saya pun nemu rekomendasi WHO untuk terapi malaria. Cuma sayangnya, persediaan primaquin habis. pihak rumah sakit pun telah berusaha mencari ke balikpapan hingga Surabaya, ga ada stok. Ada yg tau distributor primaquin ?? bagi info dong!! primaquin kan obat buat mencegah relapsnya vivax.
sementara kt WHO suldox ga ada gunanya bagi teapi vivax. Nah lho, klo ga ada? ganti apa dong ??

Banyak hal yg beda kurasakan dengan rumah sakit sebelumnya. Di sini ga ada spesialis, otomatis harus banyak baca (*ngenet lemotz..), klo dulu, cuma ngikut aja ama dr.sp. Angka kejadian penyakit pun beda dgn RS sebelumnya..
Ayo belajar….belajar…belajar…

About Hasan

manusia biasa yang punya cita-cita tak biasa... Meski telah nomaden dan merasakan hidup di Manado, Gorontalo, Yogya, Bandung dan Semarang, masih punya impian menikmati Karunia Ilahi berupa Alam Indonesia yang luas... Melalui blog ini, beberapa cuplikan pengalaman, pengtahuan, harapan hidup saya ingin ku bagi...Semoga bermanfaat!!

Posted on December 24, 2008, in balikpapan, malaria, plasmodium, rekomendasi, vivax, who. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. go hasan go….emang agak repot san kalo ga pake primakuin. Bisa dicombine aja san pake doksi atau tetra. kalo suldox sepengalamanku banyak yang gak kuat. Kayaknya seru deh san disana.

  2. go hasan go….kalo ga ada primakuin emang repot san. Coba dicombine pake doksisiklin ataupun tetrasiklin san. Wah kayaknya seru disana walopun deg – degan juga yah ga ada spesialisnya buat konsul
    ===============================================
    Iya nih, jadi sok pede…

    • Sekilas Info.
      Yth, Pa Hasan, Primakuin, milik perusahan TEMPO.
      Obat program yg dipakai skrg ACT (Artemisinin Combination Therapy). Jk ke Jakarta minta aja di program Depkes
      Jl. Percetakan Negara 29. Jkt Pusat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: