Persiapan bahasa Jerman

Salah satu persiapan penting sebelum sekolah di Jerman adalah persiapan bahasa. Meskipun untuk jenjang S3, mayoritas telah dibuka kelas internasional berbahasa Inggris, namun kemampuan bahasa paling tidak diperlukan untuk berkomunikasi sehari-hari di jalan atau di tempat kita tinggal. Namun lain halnya dengan jenjang Master, kemampuan bahasa yang lebih tinggi mutlak diperlukan karena meski berada pada kelas internasional, biasanya masih ada mata kuliah tertentu yang menggunakan bahasa Jerman penuh.

Sebagai gambaran, pertama kali saya tiba di Jerman, saya tinggal di kota Dortmund. Kota pemilik klub sepak bola papan atas di Jerman. Kotanya cukup moderen, dengan sering dijumpai warga non-Jerman. Namun kenyataannya, banyak warga yang tidak bisa berbahasa Inggris. Maka mau tidak mau, saat itu saya yang hanya berbekal sertifikat bahasa level A1, memaksakan diri berbahasa jerman meskipun kadang kala terpaksa menggunkan bahasa isyarat untuk membeli pulsa telpon, membeli barang di Flöhmark, bertanya jalur kereta dan kebutuhan sehari hari lainnya.

IMG_1489

IMG_1495

Secara formal, kedutaan Jerman di Jakarta mensyaratkan adanya sertifikat A.1 bagi setiap orang yang mengajukan visa belajar. Alhamdulillah, sebagai bagian dari beasiswa IGSP, kami dibiayai kursus bahasa Jerman di Goethe Institut Jakarta selama kurang lebih 7 pekan bersama rekan rekan penerima beasiswa DAAD regular.

 

Berikut ini tautan terkait kursus bahasa Jerman:

Kebudayaan Jerman Pusat
Jl. Sam Ratulangi 9-15
Jakarta 10350, Indonesia
POSTAL ADDRESS:POB 36 40
Tel +62 21 23550208
Fax +62 21  23550021info@jakarta.goethe.org

www.goethe.de/jakarta

Pusat Kebudayaan Jerman
Jalan Martadinata 48
Bandung 40115, Indonesia
Tel. +62 22 4236440
Fax +62 22 4204041
Mail Symbolinfo@bandung.goethe.org

Persiapan Ujian A1

Anda dapat berlatih untuk ujian Start A1 menggunakan contoh yang tersedia pada tautan berikut, klik di sini.

Setelah lulus ujian A1, maka rekan rekan penerima beasiswa DAAD akan melanjutkan belajar bahasa di jerman selama 4 bulan sebelum mulai aktivitas pendidikan S3. Sedangkan penerima beasiswa IGSP diberi kesempatan 2 bulan. Maka, sejak Agustus 2012, saya dan teman teman mulai kursus bahasa di CDC Dortmund.

About Hasan

manusia biasa yang punya cita-cita tak biasa... Meski telah nomaden dan merasakan hidup di Manado, Gorontalo, Yogya, Bandung dan Semarang, masih punya impian menikmati Karunia Ilahi berupa Alam Indonesia yang luas... Melalui blog ini, beberapa cuplikan pengalaman, pengtahuan, harapan hidup saya ingin ku bagi...Semoga bermanfaat!!

Posted on April 11, 2013, in Belajar di Jerman, DAAD and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: