Sepenggal Kisah Kehidupan Muslim di Heidelberg

Sebelumnya tak pernah saya membayangkan bagaimana kehidupan para muslim di Jerman. Sempat terlintas akan sulitnya menjalankan ibadah, khususnya sholat. Meskipun akses informasi mudah didapat melalui internet, namun kala itu saya masih kesulitan menemukan jawabannya.

Heidelberg Schloss (Istana Heidelberg) dan alte Brüke (jembatan tua) adalah objek wisata penting di Heidelberg. Selain terkenal dengan objek wisatanya, Heidelberg juga memiliki rumah sakit terkenal. Banyak warga asing, terutama dari timur tengah, datang berobat ke sini.

Adakah mesjid di kota ini?

Alhamdulillah, di kota ini terdapat 2 mesjid, yang sholat lima waktu dan sholat jumat selalu ditegakkan. Tapi jangan membayangkan anda bisa mendengar adzan dari luar seperti di Indonesia.

Salah satu mesjid yang paling sering saya datangi untuk sholat jumat adalah Moschee Heidelberg. Sekitar 20 menit perjalanan menggunakan sepeda dari Kampus Uni Heidelberg di Im Neuenheimer Feld, atau sekitar 30 menit menggunakan transportasi umum. Bagi anda yang menggunakan kereta (S-bahn), sekitar 300 meter ke arah utara mesjid terdapat stasiun Pfaffengrund/Wieblingen. Bila anda menggunakan trem, sekitar 100 meter arah selatan mesjid terdapat halte Kranigweg. Info lebih lengkap tentang jadwal kereta dan trem dapat di lihat di web site DB Bahn.

Khutbah jumat biasanya dilakukan dalam 2 bahasa. Khutbah pertama dalam bahasa arab, khutbah kedua dalam bahasa jerman. Semoga Allah memudahkan saya memahami kedua bahasa itu.

Selain itu, di mesjid ini pula terdapat ta’lim rutin setiap pekan, atau di hari hari libur nasional. informasi tentang ta’lim biasanya dapat anda peroleh melalui websitenya. Berikut peta mesjid tersebut:

Ke arah selatan dari pusat kota Heidelberg, terdapat mesjid lainnya. Jaraknya cukup jauh dari Lab saya. Info lebih lanjut tentang lokasi mesjid di jerman, dapat di lihat di website ini.

Sholat 5 waktu adalah bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Berbeda dengan di Indonesia, waktu sholat di sini selalu berubah sesuai musim. Jadwal sholat dalat di lihat di website ini. Sebagai gambaran, jadwal sholat hari ini, magrib pada 20.48, isya pada 22.32. Semoga Allah senantiasa meringankan semua umat islam menjalankan ibadahnya.

Alhamdulillah, Rumah Sakit Heidelberg pun menyediakan fasilitas ibadah bagi warga muslim. Meskipun ruangannya kecil, saya sangat bersyukur atas keberadaanya, karena lokasinya dekat dengan Lab saya. Fasilitas ruangan sholat ini berlokasi di:

Kopf Klinik (Head Clinic)
Im Neuenheimer Feld 400

Bagaimana dengan makanan?

Alhamdulillah, Allah telah memudahkan kita. Diantara sekian banyak mahluk ciptaannya di muka bumi, hanya sedikit yang diharamkan untuk di makan. Segala produk pertanian dan laut yang tentunya halal dapat dengan mudah dijumpai di supermarket.

Yang menjadi tantangan adalah mencari hewan sembelihan yang halal. Di Heidelberg saya biasanya mencarinya di toko Serpa, atau mencari produk sembelihan halal dari wiesenhof. Tantangan lainnya adalah memastikan produk makanan olahan ataupun jadi yang kita makan adalah halal. Perlu diingat bahwa gelatin dan lechitin merupakan komponen yang paling sering dijumpai pada produk makanan olahan maupun cake. maka berhati hatilah sebelum anda memasukkan barang haram itu ke aliran darah anda.

Sebagai pedoman, biasanya dalam setiap kemasan tercantum komponen isi. Senyawa tambahan makanan secara internasional biasanya akan di kode dengan E***. Halal tidaknya senyawa ini bisa anda dicari di website ini atau dapat di install di android anda dari link berikut.

Semoga Allah selalu memudahkan kita untuk selalu bertaqwa serta menjauhi segala larangannya.. Aamiin..

About Hasan

manusia biasa yang punya cita-cita tak biasa... Meski telah nomaden dan merasakan hidup di Manado, Gorontalo, Yogya, Bandung dan Semarang, masih punya impian menikmati Karunia Ilahi berupa Alam Indonesia yang luas... Melalui blog ini, beberapa cuplikan pengalaman, pengtahuan, harapan hidup saya ingin ku bagi...Semoga bermanfaat!!

Posted on May 4, 2013, in Belajar di Jerman, Heidelberg and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. Nungguin Hasan jadi pemuka mesjid di Heidelberg. Siapa tau bisa mengembangkan mesjid untuk bisa dikunjungi orang-orang yang membutuhkan di Heidelberg.

  2. Assalamualaikum….
    Mau Tanya, kalau dari hotel leonardo, kalau mau kemesjid ke arah mana ?
    Di Heidelberg, Selain kebab turki, makanan halal bisa ditemukan dimana lagi ?

    Terimakasih

  3. Mohon infonya mas Hasan, di INF 400 masih ada musholanya?di lantai berapa ya mas?terima kasih…

  4. assalamualaikum kak,
    trimakasih post nya sangat membantu, mau tanya nih apa dulu juga sekolah di heidelberg? atau di indo?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: